8.28.2015

Two Hearts 14

kebingungan pun datang dalam benakku siapa yang menarik kemeja dari arah yang berlawanan itu, setelah itu aku lihat ternyata laki-laki yang mengaku kenal denganku di rumah sakit. "Audrey? apa itu kau?" tanya laki-laki itu. aku tak banyak bicara aku langsung pergi mencari kemeja ke tempat lain, siapa laki-laki itu siapa dia sebenarnya? aku berkata dalam hatiku sungguh aneh leaki-laki yang tidak kukuneal tiba-tiba mengenaliku itu sungguh hal yang sangat aneh menurutku. akhirnya kemeja yang akan kubelikan untuk Louis pun telah kutemukan, saat aku mengantri untuk membayar kemejanya tiba-tiba "laki-laki" itu muncul dibelakangku "aku yang bayar semuanya" ia berkata pada penjaga kasirnya. aku terdiam dan sangat kebingungan. "apa kau pulang sendiri?" pertanyaan itu muncul begitu saja. "aku pulang memakai taxi, aku akan pergi terimakasih atas semuanya" tak banyak bicara aku langsung pergi meninggalkannya, aku menunggu taxi disebrang mall, akhirnya taxi yang kutunggu datang. saat aku masuk kedalam taxi tersebut ternyata "laki-laki" itu ada didalam dan duduk disampingku sambil memberi senyuman yang manis, "pak berhenti" saat aku berkata seperti itu dan akan keluar dari taxi tersebut, tanganku seperti ada yang menarik dan aku dipeluk oleh "laki-laki" itu "meskipun kau tidak mengenalku sedikitpun, aku mengenalmu begitu dekat, aku ingin kita memulai semuanya dari awal, aku ingin mengenalmu saat pertama kau menjengukku" bisikan itu terdengar lembut ditelingaku, nyaman rasanya bila bersamanya. "maaf aku harus turun, pak turunkan aku di depan rumah yang berpagar hijau" aku bergegas turun tanpa melihatnya kembali.

aku menekan bel rumah Louis, ya memang hari ini aku sengaja ke rumahnya untuk memberikannya ia sebuah hadiah kemeja yang baru saja aku beli. "hai... aku kira kau siapa, ayo masuk" dengan terkejut louis mengajakku masuk kedalam rumahnya, kami mengobrol banyak sekali tentang pekerjaanku dan pekerjaannya, setelah beberapa jam kami mengobrol aku memberikan hadiah yang sudah kubeli tadi "ini ada hadiah untukmu, aku harap kau menyukainya" . ia membuka nya secara perlahan dan aku lihat di wajahnya sangat menyukai hadiah yang kuberikan "Audrey, terimakasih atas hadiah yang kau berikan untukku, aku sangat menyukainya, aku sayang padamu" sambil menciumku dia mengatakannya. aku diantar pulang kerumah oleh Louis. saat sampai dirumah aku melihat George sedang berbicara dengan seorang laki-laki dihalaman depan aku tidak tahu itu siapa karna lampu taman belum ada yang menyalakannya, aku langsung pergi ke kamarku setelah berpamitan dengan Louis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar